Thought

Katakanlah: Dia-lah Allah, Yang Maha Esa.
Allah adalah Tuhan yang bergantung kepada-Nya segala sesuatu.
Dia tiada beranak dan tidak pula diperanakkan.
Dan tidak ada seorangpun yang setara dengan Dia“.
(Q.S Al Ikhlas, 1-4)

β€œWahai jiwa yang tenang!
Kembalilah kepada Tuhanmu dengan hati yang ridha dan diridhai-Nya“.
(Q.S Al Fajr, 27-28)

Siapa Dia, siapa kita, mengapa semesta begitu luas, mengapa ada hukum, mengapa jiwa bergejolak, mengapa, mengapa & mengapa.
Segala pertanyaan yang membanjiri benak, menenggelamkan jiwa, bisa tersesat, bisa mencerahkan.

Aku hanya ingin menjadi jiwa yang tenang saat berpulang nanti.
Dan tiada jalan lain bagiku untuk mencapainya, kecuali mengenalMu dalam meniti jalan kembaliku yang singkat ini.

Karena aku tak hidup sendiri, dan hidup sudah selayaknya berbagi, maka kucatatkan sebagian perjalanan hidupku dalam mengenalMu, agar abadi tulisan ini, mengalir jariyah sepanjang masa, kebaikan yang tak terputus.

Man arofa nafsahu, faqodh arofa robbahu.
Barang siapa yang mengenali dirinya sendiri, maka ia akan mengenali Tuhannya.

Semoga setiap bait dalam tulisan ini, adalah kebaikan yang Engkau ridhoi, dan keburukan yang Engkau perkenankan tutupi, serta dosa yang Engkau ampuni, diperbaiki oleh generasi penerus, menjadi setitik pantulan cahaya, ditengah kegelapan yang melanda, InshaaAllah…

Komentar Dinonaktifkan pada Thought
%d blogger menyukai ini: