Kenapa Dilarang Berputus Asa


DesperateSering kita mendengar motivator yang memberikan kata-kata motivasi agar kita selalu senantiasa semangat dan berjuang dalam menghadapi hidup, apapun ujiannya, betapapun sulitnya dan jangan pernah menyerah / berputus asa, sebab Tuhan tidak diam, dan bla bla bla… (ini bisa lebih panjang dari tulisan saya kalau diteruskan).

Dalam Al-Qur’an, Tuhan juga menyebutkan, agar tidak berputus asa dari rahmatNya, apapun masalahnya dan betapapun beratnya itu, itu termasuk salah satu dari dosa besar (wew, dosa besar loh ini!!!). Dan banyak juga hadits serta kisah para arif mengenai hal ini. Pun demikian dengan saya, berfikir, mengapa sampai ada orang yang bisa berputus asa, padahal ada jutaan nikmat lainnya yang bisa dia nikmati tanpa satu hal yang dianggapnya akan mengakhiri hidupnya bila kehilangan hal tersebut.

Ya setidaknya begitulah pemikiran “normal” pada umumnya. Hingga suatu saat, suatu kejadian memberiku perspektif lain soal berputus asa tersebut. Kau tidak akan pernah benar-benar memahami sesuatu, hingga kau mengalaminya sendiri hal tersebut, dan itu melibatkan seluruh aspek dalam hidupmu, dari situlah kau akan banyak belajar (quote by me).

Putus asa dan pasrah, adalah 2 hal yang sangat berbeda namun tipis, dekat juga korelasi istilahnya dengan “masa bodoh” alias tak perduli.

Baca entri selengkapnya »

%d blogger menyukai ini: