Menyusuri Pantai Selatan Pacitan


pohon kelapa pacitan

Pohon Kelapa di Pesisir Pacitan

Saking lamanya saya tidak pernah menulis, jadi lupa harus mulai dari mana. Judulnya sih jelas, tapi ceritanya tak sejelas judulnya (alias GJ :D).

Dimulai dari planning yang sudah dirancang jauh-jauh hari, yaitu sebulan sebelumnya. Layaknya akan melakukan perjalanan agung, rencana yang dibuatpun menjadi berlapis-lapis (plan a, plan b, plan c, dst), dengan harapan; apapun yang terjadi, tetap harus bisa berangkat, bagaimanapun caranya (lebay bin PD mode on). Efek dari didikan di tempat kerja, harus bisa buat berbagai plan, supaya sistem bisa terus berjalan, no matter what happen, hehe…

Dari semua plan yang ada, tidak ada yang keluar dari aturan : โ€œbudget mini tapi hasil maksi, semuanya bisa menikmati, selamat, aman & nyamanโ€. Sudah cukup membahas tentang planing, sebeneranya sih acaranya simple. Yang bikin ribet adalah kisah yang mengawalinya.

Pertama. Pekerjaan kami dibidang jasa keamanan, menuntut setiap staf harus selalu standby 24 jam sehari, 7 hari seminggu, nonstop, dimanapun berada. Jadi ketika ada planing untuk rekreasi yang memakan waktu lebih dari 1 hari, maka itu menjadi tantangan dan kekhawatiran tersendiri. Untungnya, ada orang-orang yang mau, bersedia, rela dan ikhlas untuk standby mengawasi lapangan selama 24 penuh selama kami pergi (kejamnya, memang terlihat kejam, tapi mereka tidak ikut karena permintaan mereka sendiri, kenapa? Bokek katanya, haha…). Alhamdulillah, Allah selalu kasih jalan.

Baca entri selengkapnya »

Iklan
%d blogger menyukai ini: