Cara Mengatasi Permasalahan Dalam Hidup


cara mengatasi masalah

Solusi

Dalam setiap kehidupan manusia, tak pernah lepas dari yang namanya masalah (seperti postingan saya sebelumnya, tentang “setiap makhluk pasti mempunyai masalahnya sendiri“). Bukan hanya manusia saja sebenarnya, tapi seluruh makhluk hidup di alam semesta ini, mereka semua diciptakan 1 paket bersama permasalahan dalam hidupnya beserta solusinya. Yang jadi masalah adalah, tidak semua dari kita mampu menemukan solusi yang tepat untuk setiap permasalahan yang mendera hidup kita. Padahal solusi itu tak jauh-jauh dari kita, ia sebenarnya ada di dalam diri kita sendiri. Memang sulit, tapi patut dicoba, sebab hasilnya sungguh memuaskan, ia akan memberikan semua solusi tentang permasalahan yang mendera kita dan jawaban atas pertanyaan yang mengganggu hati dan pikiran.

Adapun langkah-langkah yang bisa kita jalankan dalam mengatasi masalah yang tengah dihadapi di antaranya adalah :

  1. Evaluasi diri sendiri.

Masalah yang terjadi sebenarnya bersumber dari diri sendiri. Jangan terbiasa menyalahkan orang lain atas masalah yang menimpa diri sendiri. Tanyakan pada diri, apa yang telah diperbuat atau kesalahan (dosa) apa yang dilakukan sehingga kejadian buruk menimpa kita. Dengan begitu, setiap orang akan termotivasi memperbaiki kekurangan yang ada dalam dirinya. Apabila belum diketemukan, bertaubatlah dan minta ampunlah kepada Allah, Allah-lah yang aka membimbing kita menemukan apa yang kita cari tersebut. Tapi lakukan taubat yang sungguh-sungguh (taubatan nasuha) dan meminta ampun yang sungguh-sungguh pula, sembari menyematkan rasa penyesalan dalam hati dan berjanji tidak akan melakukan dosa/kesalahan yang sama lagi.

Baca entri selengkapnya »

Iklan

Setiap Makhluk Pasti Mempunyai Masalahnya Sendiri


Istilah populernya, “di atas langit masih ada langit” atau pepatah bilang, “rumput tetangga selalu terlihat lebih hijau”, jadi nggak usah iri sama yang lainnya. Ya, kita takkan pernah merasa puas dengan segala atribut dunia ini. Dunia seisinya takkan mampu memuaskan hasrat & keinginan kita. Maklum, karena kita mewarisi sifat Tuhan, khususnya sifat berkehendak. Bayangkan, dengan sifat itu, kita diberi dunia & segala isinya yang serba terbatas ini, jelas takkan pernah bisa terpuaskan.

Penyakit iri akan selalu menghinggapi manusia dengan model seperti ini. Belum lagi penyakit hati lainnya.

Masih ingatkah, ketika kita mengalami masa-masa yang sulit, ngeliat orang tertawa aja, rasanya perih. Dalam hati, kita menganggap seakan-akan mereka tak punya masalah apapun. Astaghfirullah, kalo sudah iri gitu, bawa’anya berfikiran buruk aja alias su’udzon. Tapi ingatlah, hati yang terluka nan pedih saja bisa menyunggingkan senyum di wajahnya. Berarti, orang yang bisa tertawa bukan berarti tak punya masalah dalam hidupnya (bukan hanya orang gila loh,,,). Saat itulah, kita tersadar, tenyata rumput tetangga memang lebih hijau.

Baca entri selengkapnya »

%d blogger menyukai ini: