Menyusuri Pantai Selatan Pacitan


pohon kelapa pacitan

Pohon Kelapa di Pesisir Pacitan

Saking lamanya saya tidak pernah menulis, jadi lupa harus mulai dari mana. Judulnya sih jelas, tapi ceritanya tak sejelas judulnya (alias GJ :D).

Dimulai dari planning yang sudah dirancang jauh-jauh hari, yaitu sebulan sebelumnya. Layaknya akan melakukan perjalanan agung, rencana yang dibuatpun menjadi berlapis-lapis (plan a, plan b, plan c, dst), dengan harapan; apapun yang terjadi, tetap harus bisa berangkat, bagaimanapun caranya (lebay bin PD mode on). Efek dari didikan di tempat kerja, harus bisa buat berbagai plan, supaya sistem bisa terus berjalan, no matter what happen, hehe…

Dari semua plan yang ada, tidak ada yang keluar dari aturan : “budget mini tapi hasil maksi, semuanya bisa menikmati, selamat, aman & nyaman”. Sudah cukup membahas tentang planing, sebeneranya sih acaranya simple. Yang bikin ribet adalah kisah yang mengawalinya.

Pertama. Pekerjaan kami dibidang jasa keamanan, menuntut setiap staf harus selalu standby 24 jam sehari, 7 hari seminggu, nonstop, dimanapun berada. Jadi ketika ada planing untuk rekreasi yang memakan waktu lebih dari 1 hari, maka itu menjadi tantangan dan kekhawatiran tersendiri. Untungnya, ada orang-orang yang mau, bersedia, rela dan ikhlas untuk standby mengawasi lapangan selama 24 penuh selama kami pergi (kejamnya, memang terlihat kejam, tapi mereka tidak ikut karena permintaan mereka sendiri, kenapa? Bokek katanya, haha…). Alhamdulillah, Allah selalu kasih jalan.

Baca entri selengkapnya »

Menyusuri Pantai Malang Selatan (Goa Cina & Bajul Mati)


jembatan pantai bajul mati

Jembatan Bajul Mati, Malang Selatan

Pantai, adalah salah satu tujuan wisata favorit banyak orang, termasuk saya. Tapi tidak banyak orang yang rela datang jauh-jauh, menempuh jarak ratusan kilometer, melelahkan dan berliku, hanya untuk melihat dengan mata kepala sendiri betapa luar biasa indahnya pantai-pantai tersebut. Memang, pengalaman & kesenangan butuh pengorbanan, termasuk untuk urusan berwisata, apapun itu,  dan apakah itu sepadan? Pengalaman saya berikut mungkin bisa sedikit menjawabnya.

Pantai Malang selatan, itu bukan nama pantai, tapi nama suatu kawasan, masih di wilayah Malang, pesisir. Di sana terdapat barisan pantai-pantai, ya iayalah, namanya juga kawasan pesisir. Dan karena pantai itu aksesnya langsung ke laut samudera Hindia, maka dapat dipastikan ombaknya ganas-ganas.

Sabtu, 23 Maret 2013, berbekal 1 tekad, 1 visi & misi, 1 niat & tujuan, bersama teman-teman, kami yang berdomisili di Surabaya kota, berangkatlah menuju Malang menggunakan mobil minibus. Berangkat jam 7 pagi (rencananya jam 5, habis subuhan, tapi dasar kupret, bangun telat gara-gara begadang, haha.. :D) dari Surabaya, sampai di sana jam 12 siang teng. Perjalanan 5 jam, sudah termasuk sarapan di jalan & tidur sampek puas di mobil.

Baca entri selengkapnya »

Tubing Kali Suci & Air Terjun Sri Gethuk (Part 2 of 2)


tubing kalisuci

Sungai Kalisuci

Memasuki waktu subuh, sayup-sayup terdengar adzan, masih dengan setengah sadar, “Alhamdulillah, masih bisa denger suara adzan, meskipun nginep di hotel daerah “merah”.. Nggak kayak di Bali, beneran 24 jam nggak bisa denger adzan” (gubraaaak,, padahal itu masih setengah sadar loh !!!).

Yeah, wellcome back, memasuki hari ke-2, Sabtu, 13 Oktober 2012, kisahpun berlanjut (lanjutan postingan Jogja & Segala Pesonanya – Part 1 of 2).

Tau nggak, suara lain apa yang terdengar selain suara adzan? Apalagi kalau bukan suara mendengkur, bukan dari partner tidur (alhamdulillah, kaum hawa nggak ada yang “ngorok”), tapi dari suara kamar sebelah, kaum adam, para booosss… (set dah.. T_T”).

Oke, kita lewati bagian bangun tidur hingga sarapan dan siap-siap berangkat. Jam sudah menunjukkan pukul 8.30, dan kita baru mulai meluncur ke lokasi, tujuan wisata, tapi sebelumnya, cari sarapan dulu ya, nasi gudeg, hehe.. ajiiibbb… Harusnya, menurut jadwal yang sudah ditetapkan sidang isbat kemarin, hari ini kita sudah harus meluncur ke lokasi maksimal jam 7 pagi, tapi apa dikata, gara-gara kaum adam baru pulang ke hotel sekitar jam 1.30 pagi, alhasil bangunnya pun pada molor, sungguh terlalu.. (kau yang berjanji, kau yang memungkiri,, halah.. malah ndangdutan, ckckckckc…).

Baca entri selengkapnya »

Jogja & Segala Pesonanya (Part 1 Of 2)


malioboro

Jalan Malioboro, Jogja

Jogja oh Jogja, pesonamu ternyata memang luar biasa. Kali ini edisi travelling akan diisi mengenai eksotisme kota Jogja, selamat membaca..

Jum’at, 12 Oktober 2012, hari yang dinantipun tiba (padahal gak usah dinanti, juga pasti bakalan nyampek tuh hari, cuman masalahnya yang menunggu masih hidup apa nggak,, jreng jreeenggg..  T_T”). Hari itu, bukan tanggal merah, juga bukan hari cuti bersama, alias masih hari kerja, jadwal keberangkatan ke sana pun, juga masih dalam jam kerja, (nah loh… mangkir kerja nih ceritanya??). Oke, masalah kantor cukup dibahas sampai disini saja (haha,, takut ketahuan ya konspirasinya.. ).

Kembali ke masa 1 minggu lalu. Kenapa? Karena hanya dalam 1 minggu kita membuat perencanaan untuk perjalanan “musafir” ini (musafir?? Iya, musafir backpacker maksudnya, hehe.. :D). 1 minggu adalah waktu yang sangat singkat bagi karyawan super sibuk seperti saya (belagu’ luh..!!!), eh iya, suwerrrr… bekerja di perusahaan swasta dengan waktu kerja 5-6 hari seminggu dengan jadwal yang super padet, masih harus sempat ngurusin soal tujuan wisata, cari & booking hotel, pesen tiket pergi, rencana pulang mau naik apa, menu makan, beli oleh-oleh dan sewa mobil, hingga biaya overhead & limitation cost (2 istilah terakhir gak usah dipikir, bahasanya terlalu marketing, saya aja nggak mudeng-mudeng kok..). Semuanya dilakukan disela-sela waktu kerja, yang ternyata sangat “diridhoi” oleh si bos, ya secara, dia yang paling punya niat besar buat pergi. Alhasil, rencana yang bagaikan 2 sisi mata uang itu (1 sisi gosong, 1 sisi setengah matang) pun harus juga dilaksanakan pada saat tanggal mainnya. We’ll see, what’s happen next

Baca entri selengkapnya »

Air Terjun Madakaripura


air terjun madakaripura

Air Terjun Madakaripura

Yah, lama tidak membuat postingan. Setelah menulis judul, saya agak lama terdiam, sambil garuk-garuk kepala (bukan lagi mikir, tapi emang pas lagi gatel), mikirin, prakata apa yang mesti saya tulis, setelah sekian lama vakum. Saya coba lihat temen-temen seperjuangan nge-blog, lah, sama juga, pada kagak ada yang baru, nggak update, mati suri juga, pada mangkrak semua, padahal niat hati pengen cari inspirasi alias nyontek prakatanya dikit (-_-!). BTW, emang saya kemana saja sampek gak buat postingan selama hampir setahun (padahal postingan terakhir bulan April 2012). Biasa coy, sibuk, sibuk gak jelas (hahaaayy… :D).

Back to the topic

Awalnya, saya pengen ngerjain laporan, lah kok malah belok nulis postingan, alhamdulillah, akhirnya si ilham datang juga, kasih inspirasi, niat & kemauan buat nulis, hehe.. (sesuatu banget yah.. :D).

Wahai kaum blogger, sudahkah anda sekalian pernah mendengar soal air terjun Madakaripura? Atau mungkin udah pernah ke sana? Atau malah baru denger ini? Saya juga baru denger soal adanya air terjun ini, nggak lama sebelum berangkat ke sana. Padahal lokasinya masih 1 provinsi dengan kota tempat tinggal saya. Air terjun Madakaripura terletak di kabupaten Probolinggo, Jawa Timur, nggak begitu jauh dari gunung Bromo (± 2 jam naik motor).

Baca entri selengkapnya »

Balekambang yang Berdebur Ombak


pantai

Pantai Balaikambang, Malang Selatan

Kali ini saya posting dalam kategori baru, yaitu “Vacation”. Apalagi isinya kalau bukan membahas tentang berbagai tempat wisata yang pernah saya kunjungi, baik lokal maupun interlokal (hah?? Ini wisata apa telpon?). Sebenarnya sudah banyak tempat wisata yang pernah saya kunjungi, cuman baru kali ini saya menulis tentang ulasannya.

Okelah, langsung saja, sesuai dengan judulnya, saya ke pantai Balaikambang (atau Balekambang) yang terletak di Malang selatan. Memanfaatkan liburan natal (yang sebenarnya agak maksa, sebabnya liburnya pas hari minggu, nggak oke banget sih tahun ini, banyak tanggal merah yang jatuh pas hari minggu… ckckckckc.. malah curhat  -_-“), saya berangkat dari Surabaya menuju ke tengah kota Malang di hari Sabtu, menginap dulu 1 malam, baru besok paginya (Minggu, 25 Desember 2011) berangkat ke tujuan. Dari tengah kota Malang, melaju saja ke arah selatan, lurus aja deh. Waktu itu saya berangkat pagi, sekitar setengah 7, dengan matahari yang masih berada di timur, mudah saja menemukan arah selatan, pokoknya matahari tetap di sebelah kiri. Secara, kami semua belum pernah ada yang ke sana, dan satu-satunya petunjuk (sebelum menemukan arah petunjuk jalan yang jelas) adalah dengan terus mengarah ke selatan.

Ke selatan menuju ke Gondang Legi, dari sana baru terlihat jelas petunjuk arah ke pantai Balekambang, yaitu sekitar 33,5 km. Dari Malang kota ke Gondang Legi kurang lebih berjarak 25 km (menurut meteran di mobil sih gitu :D), jadi total dari Malang kota ke pantai Balekambang berjarak sekitar 60an km (kalau sama nyasarnya sih belum masuk hitungan, hehe…), dengan estimasi waktu sekitar hampir 1,5 jam (jalannya nyantai, sambil menikmati pemandangan).

Baca entri selengkapnya »

%d blogger menyukai ini: