Perbedaan WP.com dengan WP.org


wp

WP.com vs WP.org

Kali ini saya akan memberikan sedikit ulasan mengenai perbadaan antara wordpress.com dengan wordpress.org. Tapi ini sebenernya saya mau ke tempat guru saya, minta petunjuk, wangsit dan bimbingan untuk menyelesaikan program skripsi saya, tapi sayang, pagi-pagi dia sms kalo hari ini mau pulang kampung. Amsyong, gak jadi deh, padahal udah semangat tempur 45, karena jengkel, gak tau lagi nih program musti diapain supaya debug-nya nggak narsis mulu’, akhirnya, saya putuskan untuk nulis postingan aja. Lah kok malah masuk sesi curhat, ya maap..😀 Lagian itung-itung, udah cukup lama juga saya nggak buat postingan.

Sebelumnya, yang dimaksud dengan wordpress.com adalah blog wordpress gratisan secara umum yang seperti blog lama saya, yaitu https://akzir.wordpress.com. Disitu, kita perlu diributkan dan dipusingkan dengan urusan domain, hosting, bandwith, setting DNS, plugin dan sebagainya. Kita cukup punya email, daftar blog, konfirmasi, dan jreng-jreng, blog-pun sudah siap untuk digunakan. Sedangkan yang dimaksud dengan wordpress.org adalah blog/situs yang tetap menggunakan wordpress sebagai CMS/mesinnya,  dengan mendownload versi terbaru di situs wordpress.org lalu diinstal ke hosting kita sendiri (entah yang gratisan/membayar) dan alamatnya sudah menggunakan domain kita sendiri (seperti punya saya di http://akzir.com), sehingga tidak mendompleng nama [nama].wordpress.com lagi.

Kata para blogger senior, memiliki situs/blog yang pakai domain dan hosting sendiri itu lebih keren, lebih enak, lebih leluasa, lebih bisa dioptimasi dan dikustomisasi seenaknya. Yap, tidak salah memang, itu benar, dan harapan utama saya memang seperti itu, agar bisa lebih leluasa mengatur segalanya. Tapi ada rahasia dibalik rahasia (kayak kata-katanya bang Ali di sinetron Islam KTP :D), harapan tak seindah realitanya (ini malah berpuitis, ckckckckck). Ada sedikit ilmu yang harus dimiliki untuk benar-benar bisa mengkustomisasi web sendiri sesuai dengan keinginan. Ilmu dasarnya adalah mengerti sedikit tentang css, html, java script, dan php (nah loh, bahasa apa’an aja ituh??), itulah yang dinamakan bahasa pemrograman web. Sebenarnya tidak terlalu sulit untuk memahami bahasa itu dalam sintaks di script wordpress, banyak blogger yang bukan basic orang IT / lulusan IT yang piawai memanipulasi script di web. WordPress.org memang dirancang untuk bisa dikustomisasi hingga tingkat coding (kode program), maka strukturnya pun mudah dipahami, disana sudah diberikan petunjuk fungsi-fungsi apa saja yang ada, kita hanya perlu memahami sedikit mengenai sintaksnya, dan jadilah kita bisa mengubah script coding-nya.

Saya tidak akan mengulas lebih lanjut bagaimana mengoprek script wordpress.org, mungkin lain kali. Tapi berikut akan saya jabarkan sedikit mengenai perbedaan antara wordpress.com dengan wordpress.org :

1.Theme.

Wp.com : Theme-nya terbatas, tidak bisa instal sendiri, sudah disediakan otomatis dari sananya. Tapi pilihan bisa selalu berganti tiap periode waktu tertentu. Script theme ini tidak bisa dibuka sehingga tidak bisa dirubah alias default.

Wp.org : Bisa pilih theme dari yang disediakan maupun upload sendiri. Tersedia ribuan theme yang beredar luas dan gratis di internet. Bisa pilih, upload, dan ganti sepuasnya. Ditambah lagi kita bisa mengubah script web-nya di jendela editor yang sudah disediakan. Saya butuh 3 hari jam kerja (lah, kagak kerja apa? Ya pakai jam istirahat dong, emange kantornya mbahnya apa?? X_X) untuk otak-atik tata letak dan kustomisasi sehingga bisa menjadi tema yang saya inginkan seperti sekarang (hufth,, akhirnya bisa juga, maklum, orang bodho, newbie lagi.. :D).

2. Plugin.

Wp.com : Plugin standard yang sudah cukup lengkap dan mumpuni untuk kebutuhan optimasi dan monitoring web sehari-hari. Plugin yang sudah include seperti paket dashboard stats, akismet spam, rating, pooling, gravatar dan favicon di menu my profile, site map, widget hit counter dan top posts, webmaster tools sederhana dan fasilitas bookmark sharing. Meskipun simple, tapi cukup power full, dan sangat mudah digunakan. Meskipun beberapa diantaranya harus menggunakan setting dengan pengetahuan khusus, tapi sudah sangat mencukupi kebutuhan untuk nge-blog dengan nyaman dan aman.

Wp.org : Semua fasilitas plugin yang saya sebutkan di atas (wp.com) tidak dimiliki oleh versi wp.org. alhasil, selama 3 hari (yang ini diluar jam kantor, jadi saya sering pulang agak malem, supaya bisa ngenet gratis sepuasnya dengan koneksi yahud.. :D) saya searching beberapa plugin yang dibutuhkan (searching, download, upload, pasang, coba, begitu seterusnya hingga menemukan settingan yang pas) dengan niatan ingin menyamakan dengan fasilitas yang disediakan seperti pada wp.com. Dan hasilnya cukup memuaskan, karena setting-nya menyediakan pilihan yang lebih banyak (advance),  minimal bisa 2x lebih power full dan oke dari versi wp.com-nya, membuat saya bisa lebih berekspresi dan berkreasi (maklum, lagi girang otak-atik mainan baru :D).

3. Setting Domain dan Hosting.

Wp.com : Seperti yang telah saya sebutkan sebelumnya, proses pembuatan blog-nya sangatlah mudah. Harus punya email, daftar di wp.com, aktivasi dan blog sudah siap untuk digunakan. Untuk urusan domain ya harus dompleng nama wp.com tapi bisa lifetime (seumur hidup aktif), sedangkan hosting juga sudah include alias tidak usah mikir lagi, termasuk urusan konsumsi bandwith (unlimited), dan yang terpenting bahwa semuanya gratis, kecuali anda harus bayar akses internetnya (nggak tau lagi kalo numpang kantor/tempat kerja, tetangga sebelah, atau sodara :D).

Wp.org : Nah, kalau yang ini memang agak ribet bin ruwet, selain juga harus membayar domain/mungkin sekalian hosting-nya. Tapi tidak usah khawatir, setiap situs domain / hosting pasti memberikan petunjuk yang cukup jelas dan lengkap untuk proses setting dan instalasi web anda. Tapi tentunya dalam bahasa inggris (kalau beli dan pakai domain dan hosting dari luar), anda bisa menggunakan fasilitas google translate, tanya-tanya di forum, browsing caranya, atau menggunakan jasa teman untuk memandu anda step by step (inilah cara yang saya gunakan dan saya rasa paling ampuh, hehe..😀, makasih bagi yang merasa.. ). Harus pintar memilih domain dan hosting yang tepat, sebab bila tidak, maka akibatnya akan sangat fatal. Bayangkan, kalau situs tempat kita membeli domain sedang down/error servernya/bahkan bangkrut usahanya, maka jelas kita tidak bisa mengakses domain kita, padahal membangun brand untuk menghasilkan page rank yang tinggi lewat domain sendiri itu sangatlah tidak mudah, butuh waktu lama, tenaga lebih dan mungkin uang yang tidak sedikit. Sama halnya dengan hosting, entah itu yang gratis maupun berbayar, tetap harus dipertimbangkan dari segi bandwith (untuk jalan akses), kapasitas (supaya bisa upload banyak file), stabilitas (jangan-jangan sering down/error, alamat web kita sih masih bisa diakses, tapi nggak ada isinya, nah loh.. @@), dan fasilitas lainnya (nggak kelar kalo disebutin satu-satu…(--“)). Hal tersebut bisa diatasi dengan rajin-rajin browsing dan mengunjungi forum yang membahas tentang domain / hosting tertentu, dari situ akan diketahui beberapa segi postif dan negatifnya, lalu terserah kita mau pakai yang mana.

4. Scripting.

Wp.com : Hmm,, no comment deh. Kita hanya bisa setting terhadap fasilitas apa yang sudah disediakan, tinggal klak klik, keinginan kita dibatasi dengan interface (tampilan) yang sudah ada, suka/tidak hanya itulah yang bisa anda gunakan.

Wp.org : scripting bisa diakses di semua fasilitas, mulai theme, plugin hingga widget. Kalau di wp-nya sendiri tidak tersedia fasilitas editor untuk panel tertentu, maka kita bisa meng-edtinya sendiri menggunakan fasilitas editor dari hosting. Atau di-edit di lokal host lalu di upload ke server hosting, yang penting bisa benar-benar dirombak sesuai dengan keinginan..😀

5. Java Script.

Wp.com : Ini adalah salah satu kelemahan terbesar wp.com, kenapa? Sebab para blogger yang berkeinginan mencari uang lewat internet marketing (sejenis adsense) tidak bisa meletakkan kode java script yang tersedia pada blog wp.com. Tidak bisa, karena wp.com sendiri tidak mengijinkan penggunaan kode script ini dikarenakan dianggap membahayakan dan bisa menyusupkan fungsi malware/virus yang dapat mengganggu server wp.com.Kebayang kan gimana kalau server pusat wp.com lagi error, ya para blogger pengguna wp.com tentu tidak bisa mengakses blognya dengan cara apapun. Untuk lebih jelasnya kenapa wp.com tidak mengijinkan penggunaan kode java script di blog-nya, bisa anda cari sendiri detilnya di mbah gugel, katanya sih dulu penggunaan kode jenis ini diijinkan, hingga suatu hari si server terkena virus dan menjadi down di seluruh dunia, maka kemudian dilaranglah penggunaan kode ini.

Wp.org : Jelas kebalikan dari wp.com, kita bisa memasang kode java script, sebab server-nya kan urusan kita, dimana kita meng-upload mesin wordpress kita, itu semua sudah menjadi tanggungan kita, jadi tidak masalah. Hal ini menjadi salah satu pertimbangan terkuat mengapa seseorang lebih memilih menggunakan wp.org daripada wp.com.

Hufth,, ternyata banyak juga sisi negatif dan positif dari wp.com dan wp.org. Tapi hanya segitu saja yang saya tahu, anda bisa memperbanyak khasanah mengenai hal ini dari situs lain melalui mbah gugel. Dengan berbagai hal yang saya ulas di atas, sekiranya anda sudah memiliki wacana yang cukup untuk memutuskan memakai yang mana, sesuai kebutuhan saja, bisa wp.com atau wp.org. ulasan di atas tidak termasuk membahas mengenai menggunakan domain berbayar (seperti .com, .net, .web, .info, dsb) atau yang gratisan (semacam co.cc), tapi antara gratis dan berbayar pasti ada bedanya, demikian pula resikonya masing-masing. Jadi, teliti sebelum membeli, pertimbangkan untung/ruginya dan baik/buruknya sebelum berbuat.

Semoga postingan kali ini dapat bermanfaat. Lain kali mungkin saya bisa posting mengenai ulasan menggunakan wp.org dengan domain sendiri dan hosting gratisan yang cukup powerfull, seperti yang saya gunakan😀. Tetap berkarya, tetap semangat, keterbatasan adalah di dalam diri pikiran kita sendiri…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: