Hal Penting Yang Perlu Diperhatikan Sebelum Menginstal Ulang


Tumben-tumbennya saya kali ini sering posting masalah IT, padahal masih orang awam. Lagian juga seharusnya saya sibuk ngurusin skripsi, tapi ide yang keluar malah buat postingan. Hal ini tidak terlepas dari permasalahan yang sering terjadi disekitar saya. Mungkin sedang ada yang menghadapi masalah yang sama dengan saya, maka saya akan coba sharing melalui postingan ini. Semoga membantu dan selamat menyimak🙂.

Ada kalanya ketika disaat-saat genting, mau tidak mau kita harus menginstal ulang sistem operasi kita. Entah itu karena terkena virus akut, OS yang error (file corrupt), hingga mau ganti versi terbaru, downgrade/upgrade, dan macam-macam alasan lainnya. Kalau komputer pribadi sih masih mungkin jarang banget, tapi kalo sudah menyangkut properti kantor, sepertinya masalah ini sering menggelayuti, apalagi yang berkecimpung di dunia IT.

Berikut adalah beberapa hal penting yang perlu diperhatikan sebelum anda memformat dan menginstal ulang OS anda :

  1. Pastikan anda memiliki backup driver-nya, entah bentuk CD maupun filenya.
  2. Jika OS anda ori dan tidak ada CDnya, pastikan anda memiliki backup OS aslinya yang biasanya tersimpan di HD, namun ini hanya berlaku untuk beberapa merek dan tipe komputer  (PC/laptop) tertentu.
  3. Lakukan riset kecil, apakah OS baru yang akan anda instal support dengan versi driver yang anda miliki, kalaupun tidak support, apakah di internet teredia versi terbaru yang kompatibel/tidak. Jika tidak, anda harus cari alternatif OS lain/device tidak dapat digunakan karena driver tidak dapat diinstal/tidak support.
  4. Pastikan juga, bahwa yang error adalah OS, bukan hardware anda. Sebab jika ternyata yang bermasalah adalah hardware, maka OS apapun yang diinstal tetap tidak akan menyelesaikan masalah. Hal ini memerlukan ketelitian dan pengalaman, anda bisa coba tanya di mbah gugle/kepada orang-orang yang lebih mengerti masalah ini, biasanya sih diidentifikasi di servis center-nya.
  5. Ada kalanya OS anda error dikarenakan beberapa aplikasi tertentu yang terinstal, ini berarti masalahnya ada pada software bukan pada OS. Apabila masalah pada software dapat diatasi, maka kinerja OS-pun akan kembali normal. Jadi, jangan gegabah menuduh error terjadi pada OS, karena ini jauh lebih menghemat waktu dan tenaga daripada menginstal ulang OS.
  6. Bila OS harus diinstal ulang dan juga tidak memiliki driver, mau tidak mau, anda harus mencatat dan mengoleksi (download) dahulu driver-driver yang dibutuhkan, agar pada saat OS selesai diinstal, komputer dapat digunakan untuk pekerjaan standard.
  7. Dan perlu diperhatikan, bahwa tidak semua driver tersedia bebas di internet, ada yang susah juga carinya.

Terkadang, kalau komputer sedang bermasalah, banyak yang tidak mau ambil pusing dengan menelusuri dan mencari kesalahannya satu per satu, untuk kemudian diperbaiki, mereka lebih sering mengambil jalan pintas dengan format harddisk lalu instal ulang OS. Solusi cepat namun berefek tidak baik untuk kedepannya.

Dalam beberapa kasus, sering memformat ulang hardisk dan instal ulang OS dapat berakibat fatal, ada yang proses rusaknya lambat, namun ada juga yang tahan banting. Ya tergantung penggunaan dan merek serta tipe komputer anda. Orang bilang, barang jaman dulu jauh lebih awet daripada jaman sekarang. Tapi sebisa mungkin hindari memformat dan instal ulang OS anda agar komputer lebih awet dan tahan lama.

Berikut adalah efek negatif terlalu sering format dan insal ulang OS anda :

  1. Dapat menyebabkan bad sector, dimana hal ini hanya punya 2 opsi, dibawa ke servis center/ganti harddisk anda. Ditangani sendiri sih bisa, tapi bagi anda yang tidak mahir, sebaiknya diserahkan kepada ahlinya, karena ini menyangkut hidup mati harddisk anda yang tentunya harganya juga tidak murah.
  2. Berdasar pada pengalaman pribadi, beberapa komputer yang ternyata sering diformat dan diinstal ulang, ketika ada suatu permasalahan, entah itu error, lemot, sering hang dan sebagainya, maka ketika sudah diformat dan diinstal ulangpun, permasalahan itu tetap ada. Artinya, kerusakan sudah menjamah hardware anda, entah itu harddisk, memory, card, dan bahkan processor. Jadi, kerusakan dapat merembet kemana-mana. Tambah susah kan…

Semua keputusan ada di tangan anda, toh itu juga komputer anda. Semua pilihan ada plus minusnya sendiri-sendiri, lakukan dengan bijak, apalagi menyangkut properti perusahaan yang dapat mempengaruhi kinerja para penggunanya.

3 Tanggapan to “Hal Penting Yang Perlu Diperhatikan Sebelum Menginstal Ulang”

  1. helki Says:

    Saya mau tanya nich….!!
    Apa-apa aja sich permasalahan yg sering terjadi dalam proses Instalasi Sistem Operasi….!!!
    Tlong d.jwb ya…..!

    Suka

  2. sung yong seok Says:

    klo data yg di “D” n “E” ga d backup dlu,
    dta’a ga bkal ilang ‘kn ?

    Suka


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: