Ulang Tahun, Berkah / Bencana ???


Serangkaian kata-kata ucapan selamat ulang tahun yang terlintas dibenakku, terbesit dengan berbagai bahasa dan logat. Ada terompet, ada tepukan tangan, kue tart, lilin, foto-foto, kado, kecupan hangat, tawa dan berbaga ucapan selamat. Satu hal yang paling kuingat, mereka semua tertawa senang & bahagia, khususnya bagi yang sedang berulang tahun. Hal yang lumrah ditemui dimana-mana.

Bertambah satu tahun umur kita. Kata orang semoga kita dapat menjadi semakin dewasa & bijak, tambah ini, tambah itu, dan berbagai ucapan lainnya yang menurut kebanyakan orang adalah hal yang baik-baik.

Padahal, sebenarnya, berkuranglah satu tahun umur kita. Semakin berkurang, semakin mendekati ajal, mendatangi kematian, hal yang pasti, namun tak pernah kita ketahui, karena itu rahasia Ilahi. Dan kita tak pernah tau, kapan umur ini akan berakhir, sampai kapan batasnya. Apakah kita sudah siap dengan bekal untuk kampung akhirat? Tak ingatkah kita pada dosa-dosa yang telah lalu? Dosa yang berbanding lurus dengan usia kita, yang begitu besar dan tak mampu dibayangkan.

Segala dosa dan kesalahan kita dimasa lalu. Dosa dengan kedua orang tua, keluarga & sanak saudara, teman-teman & tetangga, diri sendiri dan agama. Berapa banyak maksiat yang telah kita lakukan. Entah itu yang ringan maupun yang berat, apakah itu disengaja ataupun tidak, judulnya tetap sama… โ€œDosaโ€…

Lalu bagaimana dengan amalan kebaikan kita? Sekian banyaknya dosa yang kita kerjakan, tak pernah sebanding dengan amal kebaikan yang kita lakukan. Semakin panjang umur, semakin banyak dosa yang dilakukan, terlalu sedikit ibadah yang dikerjakan. Maka, jangan jadi yang digambarkan seperti ayat di bawah ini :


โ€œ(Demikianlah keadaan orang-orang kafir itu), hingga apabila datang kematian kepada seseorang dari mereka, dia berkata: โ€˜Ya Tuhanku kembalikanlah aku (ke dunia)โ€™โ€ (QS Al-Muโ€™minun : 99)

Namun, panjangnya umur ternyata juga tak menjamin kita untuk menjadi manusia yang lebih baik. Seperti yang dikatakan ayat berikut ini :


โ€œDan sungguh kamu akan mendapati mereka, manusia yang paling loba kepada kehidupan (di dunia), bahkan (lebih loba lagi) dari orang-orang musyrik. Masing-masing mereka ingin agar diberi umur seribu tahun, padahal umur panjang itu sekali-kali tidak akan menjauhkannya daripada siksa. Allah Maha Mengetahui apa yang mereka kerjakan.โ€ (QS Al-Baqarah : 96).

Di dalam Islam sendiri, tidak ada suatu keharusan untuk memperingati hari kelahiran (ulang tahun), Rasulullah SAW pun tak pernah mengajarkan demikian / mencontohkannya. Tak ada ucapan / kata selamat & tak ada perayaan khusus. Sedangkan yang dilakukan kebanyakan orang hanyalah sebuah kebiasaan & berdasar adat, yang sudah ada turun temurun sejak dulu kala.

Kita memang patut & harus bersyukur atas segala nikmat & anugrah yang dirasakan selama 1 tahun terakhir penambahan umur kita. Tapi bukan berarti harus diadakan acara perayaan yang gak jelas dalilnya. Memperingati itu sah-sah saja, tapi jangan lupa makna yang sebenarnya.

Cuman mau mengingatkan, jangan sampai kita termasuk dalam orang-orang yang sesat dalam menghabiskan umur, dikarenakan kita terlena & terbuai akan kenikmatan dunia, sebab waktu tak dapat kembali & tak dapat diputar ulang. Inilah umur yang dapat menjadi bencana. Semakin panjang umur, semakin banyak dosa & maksiat yang diperbuat, Subhanallah…


“Katakanlah: “Barang siapa yang berada di dalam kesesatan, maka biarlah Tuhan yang Maha Pemurah memperpanjang tempo baginya; sehingga apabila mereka telah melihat apa yang diancamkan kepadanya, baik siksa maupun kiamat, maka mereka akan mengetahui siapa yang lebih jelek kedudukannya dan lebih lemah penolong-penolongnya.”” (QS Maryam : 75)

Semoga kita semua dilindungi dari ketidakberkahan umur, & agar dapat memanfaatkan serta menggunakannya dengan sebaik-baik kesempatan yang diberikan semasa hidup di dunia ini. Hidup manusia memang tak lepas dari kekhilafan, namun akhir yang khusnul khatimah dalam setiap pemberhentian umur manusia adalah harapan setiap hamba yang baik, untuk menuju tempat terakhir yang paling indah & paling baik, Insya Allah…

2 Tanggapan to “Ulang Tahun, Berkah / Bencana ???”

  1. kodokkrawu Says:

    bingung aq arep komen opo,, soale tulisane menggunakan gaya bahasa yang terlalu menggurui n terkesan menakut-nakuti,, hmm,, sentuh dengan lembut n gunakan bahasa yang membumi,,

    Suka

    • akzir Says:

      Ya sory kalo terkesan menggurui, perasaanmu tok paling,, terlalu sensitip.
      Tapi trims masukannya, tak coba agar lebih membumi, he….

      Suka


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: