Setiap Makhluk Pasti Mempunyai Masalahnya Sendiri


Istilah populernya, “di atas langit masih ada langit” atau pepatah bilang, “rumput tetangga selalu terlihat lebih hijau”, jadi nggak usah iri sama yang lainnya. Ya, kita takkan pernah merasa puas dengan segala atribut dunia ini. Dunia seisinya takkan mampu memuaskan hasrat & keinginan kita. Maklum, karena kita mewarisi sifat Tuhan, khususnya sifat berkehendak. Bayangkan, dengan sifat itu, kita diberi dunia & segala isinya yang serba terbatas ini, jelas takkan pernah bisa terpuaskan.

Penyakit iri akan selalu menghinggapi manusia dengan model seperti ini. Belum lagi penyakit hati lainnya.

Masih ingatkah, ketika kita mengalami masa-masa yang sulit, ngeliat orang tertawa aja, rasanya perih. Dalam hati, kita menganggap seakan-akan mereka tak punya masalah apapun. Astaghfirullah, kalo sudah iri gitu, bawa’anya berfikiran buruk aja alias su’udzon. Tapi ingatlah, hati yang terluka nan pedih saja bisa menyunggingkan senyum di wajahnya. Berarti, orang yang bisa tertawa bukan berarti tak punya masalah dalam hidupnya (bukan hanya orang gila loh,,,). Saat itulah, kita tersadar, tenyata rumput tetangga memang lebih hijau.

Kalau mau diamati dengan kacamata iman (keyakinan) & sabar, perlahan tapi pasti, Insya Allah, Tuhan akan menunjukkan kebesaran-Nya, dibalik tawa canda itu, terungkap dilematis permasalah hidupnya (eh, tapi bukan berarti menncari tau aib orang loh, cuman sebagai wacana saja). Haha.. ternyata sama saja, sama-sama punya masalah. Hanya saja tergantung pandai-pandaiknya kita menyembunyikannya dari dunia luar. Tapi cepat atau lambat, yang namanya bangkai, pasti akan tercium juga baunya. Jadi, gak usah khawatir & iri dengan jalan hidup & kebahagiaan orang lain, karena pilihan hidup & takdir kita memang berbeda.

Atau, ada cara lain untuk mengingatkan diri ini, yaitu menengok ke bawah. Masih banyak orang-orang di sekitar kita yang bernasib kurang beruntung dari kita. Mereka golongan orang-orang yang tidak mampu, entah apapun itu bentuk kekurangannya, baik dari segi material, fisik, moral, mental maupun spiritual. Meskipun hidup kita nggak cukup-cukup amat, tapi kan setidaknya lebih baik & beruntung dari mereka, Alhamdulillah….

Yakinlah, bahwa setiap makhluk hidup diciptakan sepaket dengan masalahnya (kecuali malaikat, makhluk paling taat tanpa bantahan sedikitpun). Entah itu manusia, tumbuhan, hewan, jin, bahkan syaitan, mereka pasti hidup dengan masalahnya sendiri-sendiri.

Tapi bagaimana jika kita merasa bahwa masalah itu seakan terasa teramat berat & merasa tak sanggup lagi menanggungnya? Sebab cara-cara di atas tidak mempan. Ingatlah, bahwa Allah tidak akan membebankan hamba-hambanya dengan cobaan yang dia sendiri tak mampu memikulnya. Jadi, jika anda memilih untuk menyerah di tengah jalan, ya silahkan saja, selama Allah mengijinkan, maka hal itu-pun akan terjadi. Jadi, terserah anda, mau pilih yang mana…

Lalu, bagaimana jika ada yang frustasi dan bunuh diri? Naudzubillah mindzalik, astaghfirullah, Wah.. itu sih namanya gagal total. Ujian hidup itu adalah suatu hal yang pasti, yang tidak bisa dihindari. Bayangkan, jika kita tengah duduk di bangku sekolah / kuliah dan sedang menghadapi ujian nasional. Dengan segala beban mental, pikiran & masalah serta bayang-bayang keburukan yang menggelayuti, apakah karena saking tertekannya, kita akan merobek-robek kertas ujian / membakarnya / keluar ruangan & tidak ikut ujian? Padahal, kita masih bisa berdoa, masih bisa nyontek teman-teman (hehe.. tindakan ampuh yang tidak disarankan), masih ada guru / dosen yang akan membantu nilai kita, masih ada ujian susulan kalau tidak lulus dan berbagai jalan keluar lainnya. Tuhan sudah menyediakan banyak jalan & takdir, tinggal kita memilih akan menjalani yang mana dengan usaha yang kita buat.


Bagi manusia ada malaikat-malaikat yang selalu mengikutinya bergiliran, di muka dan di belakangnya, mereka menjaganya atas perintah Allah. Sesungguhnya Allah tidak merobah keadaan sesuatu kaum sehingga mereka merobah keadaan[768] yang ada pada diri mereka sendiri. Dan apabila Allah menghendaki keburukan terhadap sesuatu kaum, maka tak ada yang dapat menolaknya; dan sekali-kali tak ada pelindung bagi mereka selain Dia.” (QS Ar-Raad : 11)

Banyak ayat-ayat Qur’an yang menyatakan bahwa hidup akan selalu dipenuhi dengan cobaan, sebab cobaan itu adalah ukuran bagi sempurna / tidaknya iman seseorang, maka cobaan itu adalah perlu. Dan ini dapat menjadi motivasi dan pelecut semangat bagi kita. Tapi cobaan tak hanya berlaku bagi manusia saja, melainkan juga untuk seluruh makhluk semesta alam. Berikut beberapa ayat mengenai cobaan yang ditimpakan kepada manusia :


Apakah kamu mengira bahwa kamu akan masuk syurga, padahal belum datang kepadamu (cobaan) sebagaimana halnya orang-orang terdahulu sebelum kamu? Mereka ditimpa oleh malapetaka dan kesengsaraan, serta digoncangkan (dengan bermacam-macam cobaan) sehingga berkatalah Rasul dan orang-orang yang beriman bersamanya: “Bilakah datangnya pertolongan Allah?” Ingatlah, sesungguhnya pertolongan Allah itu amat dekat.” (QS Al-Baqarah : 214)


“Dan sungguh akan Kami berikan cobaan kepadamu, dengan sedikit ketakutan, kelaparan, kekurangan harta, jiwa dan buah-buahan. Dan berikanlah berita gembira kepada orang-orang yang sabar.” (QS Al-Baqarah : 155)


… Dan kami jadikan sebahagian kamu cobaan bagi sebahagian yang lain. Maukah kamu bersabar? dan adalah Tuhanmu maha Melihat.” (QS Al-Furqaan : 20)


Tiap-tiap yang berjiwa akan merasakan mati. Kami akan menguji kamu dengan keburukan dan kebaikan sebagai cobaan (yang sebenar-benarnya). Dan hanya kepada Kamilah kamu dikembalikan.” (QS Al-Anbiyaa’ : 35)

Bagaimana? Anda tak perlu bersusah payah dengan masalah anda seorang diri, sebab ayat ini berlaku universal untuk manusia dibelahan dunia manapun & Anda tidak sendiri. Jadi, jalan keluarnya hanya akan didapatkan dengan usaha keras (ikhtiyar) & keyakinan (tawakkal), Insya Allah. Yah… namanya juga orang hidup, pantang menyerah & putus asa, sebab masalah membuat hidup jadi lebih hidup (haha.. kayak iklan ajah…).

4 Tanggapan to “Setiap Makhluk Pasti Mempunyai Masalahnya Sendiri”

  1. kodokkrawu Says:

    tulisan ini untuk memotivasi atau menakuti?

    Suka

    • akzir Says:

      Ya untuk memotivasi lah, jadi supaya gak sibuk ngurusin & iri sama kehidupan orang lain.
      Ngapain menakutkan, kalo emang kenyataanya demikian, kan takut sama masalahnya sendiri.

      Suka

      • kodokkrawu Says:

        hmm,, coba bacaen 4 alenia awal, harusnya g usah pake bumbu seperti itu,, kita tahu, manusia pasti punya masalah, bohong kalau dia bilang g punya masalah, kita lihatnya juga jangan langsung menjudge di ada masalah, kita bisa berpikir positif,, dia bisa tersenyum karena dia bisa me manage masalahnya sehingga tak sampai membuat dia bingung, itu kan uda cukup,, coba bacaen tulisanmu, itu kan terkesan kita melihat orang lain dari masalahnya, kita tak perlu menunngu sampai masalah itu menjadi busuk, toh itu juga bukan urusan kita, itu cara pandang yang salah,, “angin bukan musuh bagi layang2, dia adalah teman yang bisa menerbangkannya, begitupun masalah, masalah bukanlah musuh bagi manusia untuk ditakuti tapi untuk mendewasakan kita”,,

        Suka

  2. Cara Mengatasi Permasalahan Dalam Hidup | akziR's Blog Says:

    […] Setiap Makhluk Pasti Mempunyai Masalahnya Sendiri […]

    Suka


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: