Kualitas Tayangan Televisi Jaman Sekarang

Kali ini judul postingan saya rasanya agak berbau sindiran, tapi untungnya bukan anarkis. Akhir-akhir ini saya agak sensi, bukan karena lagi kangker (kantong kering) ato dikejar-kejar penagih utang, ato lagi diusilin temen-temen ato sedang datang bulan, apalagi datang matahari (waks,, apa’an tuh??), tapi karena pas lagi suntuk dan pengen rileks dengan menikmati acara tv, malah nggak ada acara yang oke. Ckckcckckck,, waktu luang saya hampir berakhir dengan mengenaskan. Untung saja ada film hasil downlod-an, hehe… selamatlah daku.. :D

Saya angkat tema ini berangkat dari keprihatinan saya menyaksikan acara tv lokal yang saat ini semakin hari semakin tidak bermutu, tidak mendidik dan tidak menghibur. Tak jarang banyak orang berbondong-bondong berlangganan tv kabel, karena memang acara siaran tv luar negeri jauh lebih berbobot dan keren, sangat kontras jika dibandingkan dengan acara tv lokal. Memang tidak semua acara di tv lokal tidak bermutu, ada juga yang bermanfaat, namun kebanyakan ya begitulah, gak jelas.. (GJ :P ).

Baca entri selengkapnya »

Budaya Pembajakan Software

Saya nggak tau harus mulai nulis dari mana, dari judulnya sih memang sudah jelas bakalan membahas apa. Tapi awal mulanya, saya terfikirkan dari laptop saya sendiri, gadget yang satu ini telah menemani keseharian hidup saya selama kurang lebih 4,5 tahun ini, termasuk menulis hampir semua postingan pada blog ini. Tidak ada yang spesial dari laptop saya, sama seperti punya orang kebanyakan, cuman agak jadul sih.. :D . Tapi, kalo laptop jaman sekarang, waktu belinya lebih banyak bundling dengan OS asli, entah itu edisi home atau starter, ya lumayanlah, masih ada komponen software ori yang terinstal. Sedangkan laptop jadul saya, 99% terinstal software bajakan, sedangkan hanya 1% saja yang ori, yaitu freeware, hehe…

Menurut sejarahnya, Hak Cipta Kekayaan Intelektual (HAKI) pertama kali disahkan pada tahun 1981 oleh Mahkamah Agung Amerika setelah kasus Diamond Vs Diehr bergulir. Sedangkan dalam undang-undang di Indonesia sendiri, terdapat aturan yang mengaturnya yaitu Undang-undang nomor 19 tahun 2002 Tentang Hak Cipta, namun dalam penegakannya hanya terbatas pada pemakaian komputer dilingkungan publik, tidak mengena pada pemakaian komputer dilingkungan pribadi (personal computer).

Baca entri selengkapnya »

Diagram Alur Korupsi Berjamaah Di Lingkungan Pemerintahan

Bismillah hirrohman nirrohiiim… Tarik nafas panjang dan dalam, hembuskan perlahan lalu mulai senam peregangannya membaca… :D

Melihat dari judulnya, postingan ini masih berhubungan erat dengan artikel sebelumnya yang berjudul Pemerintahan & Korupsi Berjamaah. Kalau saya baca lagi itu postingan, rasanya masih ada sesuatu yang kurang, yaitu penjelasan bagaimana awalnya korupsi itu dilakukan, mulai dari skenarionya hingga uang bisa berada di tangan.

Ini bukan sesuatu yang mengada-ada atau bersifat memfitnah, juga bukan berusaha untuk menjatuhkan pihak/golongan tertentu. Mungkin akan terkesan mengorek atau bahkan membeberkan suatu keburukan, mungkin juga akan ada yang menilai saya terlalu lebay dan agak “kolot” dengan hal semacam ini, tapi inilah apa adanya, fakta yang terjadi disekitar kita. Kemungkaran yang telah dilakukan bersama selama berpuluh-puluh tahun di depan mata kita, sudah saatnya masyarakat tahu, kemana uang yang mereka setorkan (pajak) dipergunakan oleh para pengelolanya alias pemerintah. Kemana uang itu bermuara, dan seberapa baik mereka mempergunakan jabatan dan kekuasaan yang diamanahkan kepada mereka.

Dulu, saya sering mendengar kabar miring seputar korupsi di lingkungan pemerintahan, karena waktu itu saya masih lugu (hiaaaaaa,, gubraaaaak,,, lugu dari hongkong ???), maka kabar burung itu cuman masuk ditelinga kanan dan keluar ditelinga kiri. Pikir saya, “Ah, masak iya mereka begitu? Kalaupun iya, pasti itu cuman kelakukan segelintir orang aja. Kan biasa, kalo yang buruk-buruk, walaupun sedikit, tapi cepat menyebar dan menjadi cap jelek untuk semuanya, alias dipukul rata. Pasti masih ada orang-orang baik yang masih bekerja dengan hati nurainya.” Atau dengan kata lain, tidak semua orang di pemerintahan adalah koruptor, masih ada orang baik di sana walaupun cuman sedikit. Alhasil, hingga akhirnya pengalaman membenturkan saya dengan kenyataan yang selama ini saya anggap sebagai kabar burung belaka.

Baca entri selengkapnya »

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.